Photobucket
BLOG INI AKU BUAT SEKEDAR MENGISI HARI-HARIKU AGAR WAKTU TIDAK AKAN BERLALU BEGITU SAJA. HARAPAN SEMOGA DAPAT MEMBERIKAN MANFAAT BAGI PENGUNJUNG. BLOG TENTANG PENDIDIKAN SILAHKAN KUNJUNGI WWW.SISWAKUCERDAS.BLOGSPOT.COM

Jumat, 29 April 2011

JALAN SEHAT DIKPORA KOTA BITUNG

WKL WALIKOTA, SEKOT & KADISPORA
          Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada Hari Senin 2 Mei 2011, Pemerintah Kota Bitung dalam hal ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mulai hari ini Jum’at 29 April 2011 mengawali kegiatan dengan melaksankan Jalan Sehat (JS) yang diikuti oleh seluruh guru yang ada di bawah Dikpora. Kegiatan jalan sehat tersebut turut dihadiri oleh Wakil Walikota bersama ibu, Sekretaris Kota bersama ibu, Kadispora bersama ibu beserta seluruh Panitia Peringatan Hari Pendidikan Nasional Kota Bitung.
            Jalan sehat tersebut dimulai jam 06.00 dengan tempat star lapangan kantor walikota dengan rute melewati SMK- Klenteng- perumahan Walikota- Bomoli dan finish di lapangan kantor Walikota. Sesuai jadwal yang diedarkan oleh panitia bahwa jalan sehat tersebut hanya diikuti oleh seluruh guru yang ada di lingkungan Dikpora Kota Bitung, tapi kenyataan guru-guru yang ada di bawah kementerian agama kota Bitung juga turut ambil bagian dalam kegiatan jalan sehat tersebut seperti guru-guru dari MIN Bitung yang berjumlah 100 orang  serta seluruh peserta didiknya kurang lebih 1000 orang yang lengkap dengan pakaian olahraga yang serba seragam yang di pimpimpin langsung oleh Kepala Madrasah Drs. Sudarto Katijo,M.Pd.I. Untuk itu, penulis mengucapkan terima kasih banyak kepada kepala MIN yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dan tentunya ini dapat dijadikan contoh bagi sekolah-sekolah lain yang ada di Kota Bitung.
Untuk itu kita semua perlu sadari bahwa tanggal 2 Mei 2011 merupakan hari yang mempunyai makna bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan, utamanya para pendidik dan tenaga kependidikan, serta peserta didik dari jenjang pendidikan dasar sampai dengan pendidikan tinggi baik jalur pendidikan formal, non formal maupun informal.
HARDIKNAS diperingati antara lain untuk mengenang jasa Bapak Pendidikan Indonesia Ki Hadjar Dewantara dan seluruh pejuang pendidikan yang patut kita kenang dan hargai.
Ada tiga makna penting tiap kali kita memperingati hari-hari besar Nasional, seperti halnya HARDIKNAS yang akan kita peringati yaitu:
Makna pertama, berkait dengan momentum untuk merenungkan dan merefleksikan diri terhadap perjalanan dan langkah panjang yang telah dilalui. Ini terkait dengan cita-cita awal lahirnya HARDIKNAS, sebuah cita-cita yang saat itu dicirikan dengan semangat kepahlawanan, semangat kesediaan diri untuk memberikan lebih dari kewajibannya, dan untuk menerima kurang dari hak-haknya, disertai dengan keyakinan bahwa pemberian yang lebih dan penerimaan yang kurang itu dijadikan sebagai investasi kemasyarakatan, yang insya Allah pada saatnya akan diperoleh kemanfaatan lebih. Semangat itu dalam konteks kekinian saat ini, kiranya masih relevan untuk selalu dikumandangkan, terutama dalam kondisi bangsa seperti saat ini.
Makna kedua, upaya didalam mengintropeksi diri dari apa yang sedang kita lakukan didalam menjalankan berbagai program pendidikan saat ini untuk menatap masa depan yang lebih baik, dalam menjamin pelayanan pendidikan secara nondiscriminative kepada semua anak usia sekolah Indonesia di manapun mereka tinggal, sehingga sebuah cita-cita luhur saat digagasnya peringatan HARDIKNAS, bisa terus terjaga.
Makna ketiga, bagaimana kita memprespektifkan apa yang telah dan sedang dilakukan untuk masa depan yang lebih baik, sebagaimana dicantumkan dalam konstitusi kita serta diamanatkan pula dalam sistem perundangan, dalam upaya mencerdaskan bangsa secara utuh.
Pada titik ini, maka HARDIKNAS bukan hanya diperingati untuk kegiatan seremonial belaka, tapi justru untuk lebih memompa semangat. Peringatan HARDIKNAS harus terus menerus dikumandangkan dan dilakukan rekontekstualitas sesuai dengan masanya, karena itulah tidak berlebihan jika momentum HARDIKNAS kali ini juga harus bisa memberikan makna lebih, tidak hanya sebatas pada memperingatinya secara seremonial, dll.
Semoga bermanfaat…..

0 komentar:

Poskan Komentar